oleh

Peran Sentral Indonesia pada ASEAN Outlook on Indo-Pacific

BARANEWSACEH.CO – Jakarta, Indonesia – Tiga pejabat Eselon Satu Kementerian Luar Negeri,  Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional/HPI, Direktur Jenderal Kerjasama ASEAN/KSA dan Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan mengadakan diskusi terbatas dengan Harian Kompas di Jakarta, tanggal 16 Agustus 2019.

Tujuan diskusi tersebut untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat Indonesia mengenai ASEAN Outlook on Indo Pacific dan kontribusi Indonesia mengenai konsep tersebut.

Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional, Dr. iur. Damos Dumoli Agusman, menyampaikan bahwa dari perspektif hukum, ASEAN Outlook on Indo Pacific dapat menjadi basis untuk negara-negara anggota ASEAN menyikapi penyusunan Code of Conduct dan dinamika di Laut China Selatan.

Direktur Jenderal KSA, Bapak Jose AM Tavares, menyampaikan bahwa ada dua pendekatan yang perlu diterapkan dalam implementasi pandangan ASEAN tentang Indo-Pasifik yaitu pendekatan berbasis normatif, antara lain berupa penghormatan terhadap hukum internasional seperti Piagam PBB dan Konvensi Hukum Laut PBB 1982 dan berbasis proyek, termasuk rencana aksi regional Indo-Pasifik untuk memerangi sampah laut.

Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan, Dr Siswo Pramono, menegaskan bahwa konsep Indo-Pasifik yang merupakan inisiatif Indonesia mengedepankan kerjasama prioritas ASEAN, termasuk bidang SDGs, maritim, ekonomi dan konektivitas.

Di bawah kepemimpinan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, ketiga Pimpinan Eselon 1 Kementerian Luar Negeri, yang merupakan negosiator utama dalam pembahasan konsep Indo-Pasifik dalam lingkup ASEAN, menekankan bahwa Indonesia memiliki peran sentral dalam pembahasan konsep ASEAN Outlook on Indo Pacific. 

Konsep tersebut adalah salah satu contoh nyata diplomasi Indonesia yang membumi di era Kabinet Kerja. Di saat masyarakat dunia sedang mengalami distorsi, antara lain dari ancaman perang dagang, stabilitas kawasan, Laut China Selatan, ASEAN Outlook on Indo Pacific lahir sebagai ujud concern negara anggota ASEAN atas situasi global.

​Inisiatif Indonesia dalam menelurkan konsep Indo-Pasifik adalah implementasi diplomasi Indonesia yang bebas aktif dan senantiasa berupaya mewujudkan inisiatif perdamaian, sebanding dengan Deklarasi Djuanda yang lahir tahun 1957 dan peran Indonesia pada perumusan Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS) tahun 1982 saat perang dingin sedang berlangsung. Sumber: Tim Media Ditjen HPI​ .

(KEMENLU)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed